Yester Magazine: Ilmu Pengetahuan | Yester Magazine
Bimbel Jakarta Timur
Ilmu%20Pengetahuan

Peta Bimbel Jakarta Timur

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Gunakan ponsel anda dengan aman demi kesehatan

Gunakan ponsel anda dengan aman demi kesehatan

Berbagai penelitian beberapa tahun terakhir menunjukkan bahaya ponsel dan sejarahnya dalam 30 tahun terakhir. Semoga kita semua bisa berhati-hati

10+ Jenis makanan sehat pengganti beras By Bimbel Jakarta Timur


10+ Jenis makanan sehat pengganti beras By Bimbel Jakarta Timur


Sehubungan harga beras terus meningkat, sehingga membuat kita kewalahan, disini akan diperkenalkan beberapa jenis makanan, yang lebih sehat dari nasi.

Fakta Menarik Tentang Buaya by Bimbel Jakarta Timur

Fakta Menarik Tentang Buaya by Bimbel Jakarta Timur
Bimbel Jakarta Timur akan membagikan tentang Fakta Menarik Tentang Buaya Buaya adalah binatang reptil besar yang hidup di daerah tropis Afrika, Asia, Amerika dan Australia jenis buaya termasuk dalam ordo Corcodila dan memiliki kemiripan dengan aligator.

5 Universitas Tertua Di Dunia Yang Masih Eksis


5 Universitas Tertua Di Dunia Yang Masih Eksis

Disini Bimbel Jakarta Timur membahas 5 Universitas Tertua Di Dunia Yang Masih Eksis, negara mana, tahun berapa didirikan dan apa saja yang unik. Belajar yaitu proses alami manusia untuk dapat bertahan dalam kehidupannya. Dengan belajar, manusia selalu menemukan hal-hal yang dibutuhkan untuk bertahan hidup serta memenuhi keingintahuannya. Dalam sejarah manusia telah banyak dikenal orang-orang yang pandai dan ahli dalam bidang-bidang tertentu. 

BAHAN KIMIA DI DAPUR by Bimbel Jakarta Timur




BAHAN KIMIA DI DAPUR by Bimbel Jakarta Timur
BAHAN KIMIA DI DAPUR  Bimbel Jakarta Timur




| Ketika melihat nama-nama kimia yang tercantum dalam bahan makanan kita langsung merasa paranoid, "ahhh bahasanya susah pasti bahan berbahaya". Ataupun sebaliknya ketika melihat iklan yang mengatakan keunggulan produknya dengan kata-kata ilmiah atau nama kimia kita langsung takjub, "wahhh bahasanya keren, pasti bahannya bagus atau inovasi baru". Padahal yang disebutkan adalah zat-zat alami yang ada dalam makanan dan bukanlah hal berbahaya. Kita seringkali terjebak karena ketidaktahuan kita. Sebagai contoh mari kita baca ilustrasi berikut,

13 Jenis Bunga Dengan Bentuk Unik by Bimbel Jakarta Timur


13 Jenis Bunga Dengan Bentuk Unik by Bimbel Jakarta Timur
13 Jenis Bunga Dengan Bentuk Unik Bimbel Jakarta Timur | 
"Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin, dan  pada dirimu sendiri; maka apakah kamu tidak memperhatikan?"
[adz-Dzâriyât/51:20-21]

Manfaat Madu Dalam Pandangan Islam Dan Ilmu Pengetahuan



Manfaat  Madu Dalam Pandangan Islam Dan Ilmu Pengetahuan

Dalam Manfaat  Madu Dalam Pandangan Islam Dan Ilmu Pengetahuan Bimbel Jakarta Timur mencoba menjelaskan tentang manfaat madu baik secara hadist shahih, Al Qur'an maupun secara Sains, Al Qur'an bagi muslim bukan hanya pegangan hidup dan sumber ilmu agama, namun juga untuk acuan ilmu pengetahuan. Banyak ayat dalam Al Qur'an yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan astronomi, biologi dan lainnya. Ilmuwan-ilmuwan muslim banyak memperdalam dan meneliti berdasarkan pengetahuan yang didapatnya dari Al Qur'an maupun hadist yang shahih.


Madu dalam Al Qur'an dan Hadits



Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memuliakan madu dengan menjadikannya minuman untuk penduduk surga, “Dan sungai-sungai dari madu yang disaring. Dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka….” 
[QS. Muhammad: 15].


Madu dan lebah memiliki keistimewaan yang luar biasa sehingga tercantum dalam surat tersendiri di dalam Al-Quran, yaitu surah An Nahl (16) yang berarti lebah. Lebah adalah mahluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibikin manusia." [QS. An-Nahl : 68]

"Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan." [QS. An-Nahl : 69]

Dari ayat diatas kita dapat mengetahui bahwa produk lebah yang dapat dijadikan obat tidak terbatas hanya pada madu saja. Produk perlebahan selain madu dapat berupa royal jelly, tepung sari (bee pollen) dan propolis lebah.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam telah mengajarkan penggunaan madu dalam pengobatan. Beliau bersabda,” Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an." (lihat Sunan Ibnu Majah, j.II, h.1142, hadist no.3452, bab Madu)

Rasulullah bersabda: “Jika ada kebaikan pada penyembuhan kalian, maka itu ada pada hijamah atau minum madu atau sengatan api. Tetapi aku tidak menyukai dengan cara kay (sundut dengan besi panas).” (Hadits shahih yang dikeluarkan oleh al-Bukhari dan Muslim. Lihat Silsilah al-Ahadits Ash-Shahihah, hadits no. 245)
.



Bimbel Jakarta Timur |  Manfaat  Madu Dalam Pandangan Islam Dan Ilmu Pengetahuan
Dari Al -Qur'an


Madu dalam telaah ilmu pengetahuan


Madu adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu terutama terdiri dari fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yaitu sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu

Salah satu ilmuwan muslim yang sangat dikenal di bidang kesehatan adalah Ibnu Sina (890-1037 M) atau yang terkenal di dunia barat dengan nama Avicenna. Telah banyak pengetahuan dan penemuan-penemuannya yang memberi pengaruh bagi ilmu kesehatan. Salah satu yang beliau kemukakan adalah tentang manfaat madu.

Selama hidupnya Ibnu Sina banyak mengkonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu, menurut Ibnu Sina, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.

Ibnu Sina  juga telah meneliti khasiat madu untuk perawatan kecantikan tubuh. Menurut Ibnu Sina,  madu dan minyak zaitun mampu menjadi obat mujarab yang digunakan sebagai kosmetika yang memiliki  beragam khasiat.

Madu dan minyak zaitun, papar Ibnu Sina, bisa mengencangkan kulit muka dan seluruh kulit badan. Kedua bahan alami yang mendapat perhatian khusus dalam Alquran itu mampu menghilangkan flek-flek hitam dan jamur kulit.  Selain itu, madu dan minyak zaitun juga bisa menghaluskan kulit dan mengurangi kerutan pada wajah.

Yang tak kalah menariknya, Ibnu Sina pun telah menemukan fakta bahwa minyak zaitun dan  madu mampu menghilangkan bau badan yang tak sedap, serta bisa memberikan vitamin pada kulit dan melembabkannya. Selain untuk kosmetik, madu juga bisa digunakan untuk bearagam kegunaan lainnya. Mulai dari makanan, obat-obatan sampai bahan untuk alat-alat kecantikan.

Menurut Ibnu Sina, madu mempertahankan aktivitas di usia tua dan merupakan obat yang efektif untuk penyembuhan luka dan perawatan gigi. Dia menggunakan madu untuk luka bakar dan infeksi bakteri, karies, kanker, untuk detoksifikasi dan infeksi jamur. Dia menyatakan dalam bukunya Canon of Medicine "Madu itu baik untuk memperpanjang umur, mempertahankan aktivitas di hari tua. Jika Anda ingin mempertahankan masa muda, konsumsi madu. Jika Anda berusia di atas 45, makan madu secara teratur, terutama dicampur dengan bubuk kacang mede. Madu dan tepung bisa digunakan sebagai ganti luka. Untuk penyakit paru-paru, tahap awal tuberkulosis, gunakan kombinasi madu dan lembaran kelopak mawar. Madu bisa digunakan untuk insomnia pada suatu waktu."

Penggunaan madu secara tradisional termasuk madu dicampur dengan herbal dan lemon untuk sakit tenggorokan - ini melapisi tenggorokan dan mengurangi iritasi. Madu menghambat pertumbuhan bakteri mulut dan Anda harus mengganti gula dengan madu kapan pun Anda bisa. Madu juga digunakan untuk sakit perut dan masalah pencernaan. Madu sangat efektif bila digunakan dalam pengobatan tukak lambung,  radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit). Jadi sangat baik memang untuk mengkonsumsi madu dalam keseharian kita. 

Avicenna juga merekomendasikan madu dalam pengobatan tuberkulosis. Madu memiliki aktivitas bakterisida potensial melawan banyak organisme patogen, namun efek antimycobacterial belum pernah dipelajari.

Penggunaan madu harus dikonsultasikan pada ahlinya


Dengan semakin banyaknya penelitian tentang manfaat madu, maka penggunaan madu untuk berbagai kebutuhan makin meluas. Namun tentu saja kita tidak dapat menggunakannya secara serampangan terutama untuk penyembuhan penyakit. Ini dikarenakan kondisi setiap manusia berbeda sehingga efeknya pun berbeda. Maka pada penggunaannya tetap harus dikonsultasikan pada ahlinya

Mari kita simak salah satu riwayat hadits berikut,

“Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata: ‘Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya (dalam riwayat lainnya: sakit diare).’ Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: ‘Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga malah bertambah mencret).’ Nabi bersabda: ‘Allah Maha Benar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi madu.’ Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh.”

Dokter dan ulama besar Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah menjelaskan mengenai hadits ini,
“Memberikan minum madu dengan berulang kali menunjukkan mengenai ilmu kedokteran yaitu obat harus sesuai dosis  dan jumlahnya sesuai dengan keadaan penyakitnya.”

Ibnu hajar Al-Asqalani rahimahullahu menjelaskan hadits ini,
“Seluruh tabib telah sepakat bahwa pengobatan suatu penyakit berbeda-beda, sesuai dengan perbedaan umur, kebiasaan, waktu, jenis makanan yang biasa dikonsumsi, kedisiplinan dan daya tahan fisik…karena obat harus sesuai kadar dan jumlahnya dengan penyakit, jika dosisnya berkurang maka tidak bisa menyembuhkan dengan total dan jika dosisnya berlebih dapat menimbulkan bahaya yang lain.”

Jadi Madu adalah penyembuh dan memang benar serta harus kita yakini, akan tetapi tidak sembarangan mengobati ada caranya dan perlu ilmunya. Dalam hal ini perlu pengalaman thabib. Di zaman sekarang ini perlu penelitian ilmiah mengenai hal ini.
 

https://www.radarhot.com/2017/08/manfaat-madu-dalam-pandangan-islam-dan.html

Pura-pura Mati, Taktik Capung Betina Menghindari Pejantan

Pura-pura Mati, Taktik Capung Betina Menghindari Pejantan
pada artikel Pura-pura Mati, Taktik Capung Betina Menghindari Pejantan Bimbel Jakarta Timur akan menceritakan hal yang unik sebuah fenomena alam yang menarik

Rassim Khelifa dari Departement of Evolutionary Biologi and Environmental Studies di Universitas Zurich. 

Apa yang kamu lakukan untuk menghindari lawan jenis yang mendekati? Pura-pura mati? Sepertinya tidak mungkin bagi manusia, tapi ini yang dilakukan oleh capung betina. Ya, mereka pura-pura mati dan tidak bergerak untuk mencegah didekati pejantan yang tidak diinginkan. Fenomena ini pertama kali ditemukan oleh Rassim Khelifa dari Departement of Evolutionary Biologi and Environmental Studies di Universitas Zurich. 

capung Aeshna juncea


Khelifa tidak sengaja menemukan perilaku capung betina ini ketika ia akan mempelajari efek perubahan iklim pada capung dengan mengamati telur-telur capung Aeshna juncea di pegunungan Alpen. Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Ecology, dia menulis bahwa pada tanggal 5 Juli 2015 "saat saya sedang menunggu di sebuah kolam dekat Arosa, dengan ketinggian sekitar 2.000 meter, saya menyaksikan seekor capung terbang ke tanah sambil dikejar oleh capung lain. Capung yang jatuh adalah betina, lalu dia terbaring tak bergerak dan terbalik di tanah."

Capung jantan melayang beberapa detik di atas capung betina yang tak bergerak lalu pergi. Khelifa tadinya menyangka capung betina itu mati atau tak sadarkan diri. Tapi ia terkejut ketika capung itu terbang ketika ia dekati. Selama beberapa bulan kemudian, Khelifa mendokumentasikan puluhan kasus di mana capung betina akan menabrak tanah dan pura-pura mati saat dikejar oleh capung jantan. Dia juga melihat perilaku reproduksi A. juncea untuk mencoba mengetahui mengapa wanita akan melakukan ini.

Pengamatannya menunjukkan bahwa capung betina akan tiba di kolam dimana capung jantan menunggu untuk kawin. Jantan akan mencegat betina di udara sebelum berkopulasi di suatu tempat di dekatnya. Capung jantan lalu pergi menjauh dan meninggalkan betina untuk bertelur sendiri tanpa perlindungan. "Betina menjadi rentan terhadap pemaksaan jantan pada saat itu karena laki-laki yang berkomplot terus berpatroli di setiap sudut kolam untuk mencari pasangan," tulis Khelifa.
.
Lebih jauh, ia mencatat bahwa betina yang berusaha pura-pura mati itu baru saja merawat telurnya atau dalam perjalanan untuk merawatnya kembali. Capung wanita biasa bersembunyi diantara vegetasi untuk mencari makanan, selain itu juga memilih tempat bertelur tersembunyi di antara tanaman. Capung jantan bergantung pada gerakan dan warna untuk mendeteksi keberadaan betina, sehingga mereka tidak dapat menemukan betina yang terbaring beku ditanah karena berpura-pura mati atau bersempunyi diantara rerumputan.

Capung betina tetap rawan dikejar capung jantan ketika dalam perjalanan menuju dan dari lokasi tersebut, maka mereka berusaha menghindar dengan berpura-pura mati. Dari total 35 capung betina yang diamati, ada 27 betina yang mencoba berpura-pura mati dan yang berhasil adalah 21.

Pura-pura Mati, Taktik Capung Betina Menghindari Pejantan
Capung Terbang

Untuk capung betina, kawin dengan satu jantan saja sudah cukup untuk membuahi seluruh telur mereka. Jika mereka berkopulasi lagi maka akan merusak saluran reproduksi mereka. Hal ini dikarenakan pada spesies ini, capung jantan memiliki kemampuan untuk menarik keluar sperma pejantan yang sebelumnya sudah ada pada saluran reproduksi betina. Maka untuk capung betina, memiliki pasangan lebih dari satu adalah hal yang tidak menguntungkan

https://www.radarhot.com/2017/07/pura-pura-mati-taktik-capung-betina.html

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur



Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur



HUJAN ASAM By Bimbel Jakarta Timur



| Hujan Asam Merupakan fenomena alam yang sangat mengkhawatirkan, karena merusak lingkungan, juga membahayakan kehidupan manusia serta mahluk hidup lain. Hujan asam terjadi karena perilaku manusia yang banyak menggunakan bahan-bahan pemicu polusi dalam aktivitasnya.
Atmosfer bumi secara alami selalu mengandung oksida asam. Letusan gunung berapi akan membuang gas SO2 dan SO3 ke udara. Pembakaran hutan dan pernapasan manusia atau hewan melepaskan gas CO2. Ketika terjadi petir, energi listrik yang timbul menyebabkan reaksi gas N2 dan gas O2  di udara membentuk gas N2O3 dan N2O5. Oksida asam ini bereaksi dengan air hujan menghasilkan asam. Itulah sebabnya air hujan bersifat agak asam dengan pH sekitar 6.

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur

Seiring dengan kemajuan zaman dan meningkatnya aktivitas manusia seperti pemakaian bahan bakar minyak bumi, pembangkit listrik, penggunaan pupuk amonia dan lain-lain menyebabkan jumlah oksida asam di udara meningkat pesat terutama karbon dioksida, belerang dioksida dan belerang trioksida serta nitrogen dioksida. Sulfur dioksida dan nitrogen dioksida bereaksi dengan uap air dan membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang akhirnya berkondensasi membentuk awan-awan yang menjadikannya hujan asam yang memiliki pH sekitar 5,6.

Kejadian hujan asam memberikan dampak yang merugikan bagi bumi dan kehidupan yang ada didalamnya. Dampak yang terjadi karena hujan asam diantaranya adalah sebagai berikut 

• Dampak pada bangunan serta situs bersejarah 



Asam adalah zat yang bersifat korosif, artinya dapat merusak logam, marmer maupun bebatuan. Jadi pada saat terjadi hujan asam, bisa dipastikan akan terjadi korosi di logam-logam dan bebatuan yang terkena air hujan asam tersebut. Jika terdapat patung-patung di daerah yang terpapar hujan asam dapat dilihat keruskannya dimana bentuk patung-batung maupun bangunan sudah tak lagi sempurna. Contohnya adalah yang terjadi pada Taj mahal di India, dimana dinding-dinding marmer serta pilar-pilar bangunannya sudah terkikis oleh hujan asam.

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada bangunan dan situs sejarah


• Dampak pada tanah


Tanah mengandung sejumlah logam dan mineral yang melimpah. Ketika logam-logam ini bersentuhan dengan hujan asam, reaksi kimia yang berbahaya dapat terjadi. Reaksi-reaksi kimia ini dapat menyebabkan erosi tanah. Kandungan asam yang berlebih juga diketahui dapat mengurangi kesuburan tanah, miskin mineral dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan sehingga tumbuhan sulit hidup dan menyebabkan tanah menjadi tandus. Asam juga dapat mengurangi jumlah mikroorganisme yang hidup di tanah, mikroorganisme di tanah penting untuk menguraikan tumbuhan & makhluk lain yang mati dan membusuk.

• Dampak pada tumbuhan


Hujan asam akan menyapu kandungan nutrisi dalam tanah sebelum tumbuhan sempat mempergunakannya untuk tumbuh. Zat kimia beracun seperti aluminium juga akan terlepas dan bercampur dengan nutrisi. Apabila nutrisi ini diserap oleh tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun berguguran, kemudian tumbuhan akan terserang penyakit, kekeringan, dan mati. Selain itu hujan asam dapat menyebabkan rusaknya lapisan lilin yang menutupi daun tanaman, yang mempengaruhi fotosintesis tanaman tersebut. Karena kekurangan gizi, tanaman jadi rentan terhadap penyakit.  Asam-asam yang berbahaya dapat merusak akar pohon-pohon.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada tumbuhan



• Dampak pada perairan



Hujan asam yang jatuh pada perairan seperti danau akan meningkatkan keasaman airnya. Keasaman yang meningkat menyebabkan beberapa spesies biota air mati karena tidak mampu bertahan di lingkungan asam. Meskipun  ada beberapa spesies yang dapat bertahan hidup tetapi karena rantai makanan terganggu maka spesies tersebut pada akhirnya dapat mengalami kematian pula.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada perairan


• Dampak pada kesehatan manusia


Hujan asam dapat menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan memerah, juga beresiko menyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Selain itu ketika hujan asam terserap oleh tanah hingga menjadi beracun dan mengkontaminasi tumbuhan yang hidup di tanah tersebut, maka racun itu akan mengendap di dalam tubuh manusia yang memakannya. Begitu juga dengan perairan yang telah terkontaminasi dan airnya diminum. Selain itu polutan yang terkandung dalam hujan asam akan bereaksi dengan atmosfer membentuk zat yang dapat menyebabkan gangguan paru-paru dan gangguan pernapasan.enyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekabalan tubuh yang rendah.




Upaya Pencegahan Terbentuknya Hujan Asam

Mengingat dampak hujan asam yang luasdan sangat berbahaya,  maka perlu dilakukan upaya pencegahan terbentuknya hujan asam. Upaya yang dapat dilakukan  antara lain :

• Menggunakan bahan bakar dengan kandungan belerang (sulfur) rendah atau non sulfur

Minyak bumi memiliki kandungan belerang yang tinggi, untuk mengurangi emisi zat pembentuk asam dapat digunakan bahan bakar alternatif seperti gas alam ataupun bahan bakar non-belerang seperti methanol, etanol, dan hidrogen. Namun penggunaan bahan bakar non-belerang ini juga perlu diperhatikan karena akan membawa dampak pula terhadap lingkungan.

• Desulfurisasi pada bahan bakar minyak

Desulfurisasi adalah proses penghilangan atau pemisahan unsur belerang. 
 Pada dasarnya terdapat 2 cara desulfurisasi, yaitu dengan ekstraksi menggunakan pelarut, serta dekomposisi senyawa sulfur

• Mengaplikasikan prinsip Reuse, Recycle, Reduce

Reuse berarti menggunakan kembali bahan/barang yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah atau polutan. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
kata-kata bijak

https://www.radarhot.com/2017/07/hujan-asam-dan-dampaknya.html

Yester Magazine: Ilmu Pengetahuan | Yester Magazine